Secarik Gundah untuk Putri
Putri, ingatkah lagu yang kita
nyanyikan sore itu?
Saat melodi cinta menari
menghiasai langit jingga
Melantunkan syair-syair rindu
tentang rasa yang bergelora di kalbu
Beradu dalam alunan serasi
diiringi semilir sepoi…
……………………………………………………………………………………………………………………………………
Putri, langit berkata hidup ini
penuh teka teki
Ya.. bingung aku
dipermainkannya..
Kemarin kulihat bibirmu
bermandikan senyum..
Aku menjadi gila karenanya..
Kini bertanya pada siapa aku tak
tahu..
Bertanya pada alam tak digubris
Ceritamu menghempaskanku dari
atas sana
Putri,
Aku hanya puisi usang masa lalu…
Tertimbun
luka-luka dalam..
Telah
pergi dengan maaf kosong belaka
Putri, aku hanya sekedar diam
pembisu
Bahkan isyaratpun tak ku pahami..
Putri..
jika hanya lewat malam tak berbintang..
Inginku
titipkan secarik gundah
Aku
tak bertanya mengapa?
Kulihat
senyumanmu memudar pasi
Itu
cukup bagiku…
Untuk
Putri Bunga, April 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar