Jumat, 14 Oktober 2011


PUISIKU

TAPAK-TAPAK  LANGKAH SANG PEJUANG

Tapak-tapak langkah sang pejuang
Getar bergemuruh bersama taufan
Berlari merobek ombak
Menangkap pasir pasir yang hampir terkubur
Hilang ditelan senja
Tapak-tapak  langkah sang pejuang
Sigap bak halilintar
Terjun menampar awan
Membebaskan berjuta budak
Hampir tenggelam di dasar samudera
Tapak-tapak langkah sang pejuang
Riuh menggemparkan bumi
Kalahkan raksasa diri
Memberikan kehangatan bagi jiwa – jiwa yang terlena bersama hari
Tapak-tapak langkah sang pejuang
Menukik bersama elang menembus biru
Melepaskan anak- anak panah yang tertambat di kebisuan malam
Tapak-tapak langkah sang pejuang
Membakar sukma
 Melukiskan setapak
Menuju pertempuran
Hingga garis akhir!

Karya ; Medes Spirgen
KISAH ANAK PANAH
Tertancap kuat dalam kubangan lumpur
Sebatang anak panah meronta-ronta
Menjerit pilu
Membayangkan hari-hari tersapu arus
Hilang tanpa bekas

Hampa merasuk jiwa
Sakit merobek sukma
Luka memutuskan nadi

Tinggal dalam kebisuan malam
Ia bertanya pada sepoi – sepoi angin
Inikah takdir hidupku?
Akankah aku terbenam selamanya?
Sang angin berbisik pelan
Lihatlah keatas!
Disana ada rembulan
Apa? Rembulan?
Bukankah rembulan cepat-cepat bersembunyi karena malu bertemu denganku?
Aku hanyalah sampah!
Sampah dunia
Lihatlah tubuhku hampir berkeriput.. kasar!
Kepalaku sudah mulai beruban.. kotor!
Aku tak berguna
Oh.. seandainya aku dapat keluar dari kubangan ini?
Hmmm.. seandainya itu dapat terjadi?

Saat keheningan kembali mencekam
Pohon cemara bernyanyi pelan
Inilah kisah anak panah ditangan pahlawan
Merobek angin menembus awan mencapai sasaran
Itulah tujuan hidupnya

Anak panah mengangkat telinganya
Mendengarkan nyanyian pelipur lara
Seorang pahlawan membutuhkannya
harapan datang senyum merona

Karya: medes spirgen


MEMANCING
Jam 10 pagi kuangkat pancingku
Berjalan diantara pepohonan
Nyanyian burung merdu terdengar 
Menandakan cerahnya hari ini
Dibalik hutan ampupu disitulah tujuanku
Kolam besar dihuni ribuan ikan
Mujair, lele, karper,tawes
Semuanya menungguku

Umpan kupasang pancing kulempar
Satu menit, dua menit, tiga menit..
Kutunggu umpanku dimakan ikan
Sreeet…sreeet.. pancingku ditarik ikan
Pelan-pelan kuangkat pancingku..
Hore,,, ikan mujair besar tersangkut dipancingku
Kulepasakan ikannya simpan dalam ember
Umpan kupasang pancing kulempar lagi..
Tunggu ku tunggu pancingnya tak bergerak
sUdah dua jam tak satu pun ikan kudapatkan lagi
keroncongan perutku memaksaku harus pulang
tak apalah asal dapat satu…
karya: medes spirgen
Meminjam waktu
Goresan-goresan pena kala itu
Manancap kuat dibenakku
Membangkitkan kenangan biru
Bersama wajah-wajah lesu
Diantara pekatnya malam kelabu
Mencoba menghitung debu

Kuingin meminjam waktu
Mengulang kembali yang telah berlalu
Dengan melodi yang baru
menciptakan lagu merdu
mengobati kelamnya kalbu
jiwa- jiwa yang tersedu

Andai kudapatkan waktu itu
Ingin ku tuliskan cerita cinta
Yang terhilang ditelan senja
Ingin ku nyanyikan lagu rindu
Yang tertambat di kebisuan malam
Ingin ku teriakan pekik merdeka
Yang terhalang keengganan langkah
Kuingin meminjam waktu
Dan akan kuulang hari itu…

Karya: Edward Spirgen


Untuk Dia yang kucinta

Saat embun membasahi tanganku
Kurasakan hadirmu bersama mentari
Menyapa bumi menghangatkan kalbu
Menguatkanku
Untuk melangkah  jauh meraih cita bersama Tuhan

Untukmu yang kucinta
Bersama angin ingin ku ucapkan kata rindu
Yang mungkin akan kau buang bersama petang
Kata yangn telah kau dapatkan
Dari dia yang telah menjadi belahan jiwamu

Untukmu yang kucinta
Aku hanya ingin kau tahu
Selama bumi masih berputar
Kaulah orang yang membuatku tetap semangat
Mengucapkan salam perjuangan
Salam yang pernah kita pekikan
Di atas karpet merah
Bersama nada- nada piano
Sore itu

Untukmu yang kucinta
Aku ingin kau tahu
Bahwa
Aku bahagia
Sangat bahagia
Saat kau tersenyum
Ya,,,
Tersenyum bersama dia


Cinta
Cinta itu indah
Seperti senyuman anak- anak  yang mendapatkan hadiah ulang tahun malam tadi
Cinta itu sakit
Lebih sakit dari daging yang tertancap panah perang tahun lalu
Cinta itu Keputusan
Mengorbankan diri sendiri untuk melihatnya tersenyum bahagia
Cinta itu gila
Banyak yang rela mati karena cinta
Cinta itu buta, kata orang
Namun aku tak percaya
Cinta itu anugerah terindah
Ya… benar Karena Tuhan mencintai kita

Kawan, cinta dapat membangkitkanmu, membunuhmu, melukaimu dan menghidupkanmu
Raihlah cinta!!!!!!!!!!




















Tidak ada komentar: