Bussines Plan
Usaha Ayam kampung
Oleh: Archimedes Lakapu
1. Jumlah pinjaman yang saya gunakan: Rp. 2.000.000,-
Pinjaman tersebut saya kembalikan:
50% (1.000.000 setelah 8 bulan).
2. Unit usaha yang saya rencanakan adalah penjualan Ayam kampung
3. Beberapa alasan saya memilih unit usaha tersebut:
v Merupakan kebutuhan masyarakat secara terus menerus.
v Saya dapat mengetahui dimana saya memperoleh dan kemana saya menjual produk
tersebut.
4. Suppliers & Tempat Pemasaran : Kota Soe
Target Pemasaran:
v Individu (melalui teman, keluarga dan kenalan)
v Pasar Seputar Kota Soe dan Sekitarnya
Strategi Pemasaran:
v Menggunakan media yang saya miliki (broadcast melalui sms dan Facebook).
v Memperkenalkan produk pada teman, kenalan dan keluarga
5. Waktu Mulai: Setelah Saya menerima modal
6. Perincian Penggunaan modal:
|
No
|
Keterangan
|
Masuk
|
Keluar
|
Saldo
|
||
|
1
|
Pinjaman modal yang diambil
|
2.000.000
|
|
2.000.000
|
||
|
2
|
Pembuatan Mesin Tetas:
|
|||||
|
|
a.
Pembelian 1 buah termostat
|
|
-
|
|
||
|
|
b.
Pembelian Bola 8 buah
Lampu 5 Watt (@ 10.000)
|
|
-
|
|
||
|
|
c.
Pembelian 8 buah Fiting lampu (@5.000)
|
|
-
|
|
||
|
|
d.
Pembelian Kabel
Listrik 4 meter(@ 2.500)
|
|
-
|
|
||
|
|
e.
Pembelian 1 buah
terminal
|
|
10.000
|
1.990.000
|
||
|
|
f.
Pembelian 2 buah kaca
polos ukuran 20 x 20 cm(@ 20.000)
|
|
-
|
|
||
|
|
g.
Pembelian triplek 1
buah
|
|
50.000
|
1.940.000
|
||
|
|
h.
Pembelian 1 buah baki (@ 5000)
|
|
|
1.935.000
|
||
|
|
i.
Biaya perakitan
|
|
400.000
|
1.535.000
|
||
|
3.
|
Listrik 4 bulan (@10.000)
|
|
40.000
|
1.495.000
|
||
|
4.
|
Pembelian 100 btr telur Ayam
kampung (@ 3000)
|
|
300.000
|
1.195.000
|
||
|
5.
|
Pakan
|
|
||||
|
|
a.
2 karung Jagung
giling 50 kg(@ 4000)
|
|
400.000
|
795.000
|
||
|
|
b.
20 kg tepung ikan (@
7000)
|
|
140.000
|
655.000
|
||
|
6.
|
Obat –obatan
|
|
50.000
|
605.000
|
||
|
7.
|
Buku Kwitansi dan Brosur
|
|
5000
|
600.000
|
||
|
8
|
Pembuatan Kandang
|
|
600.000
|
0
|
||
7. Perhitungan Perkiraan Keuntungan
Harga Jual dan Keuntungan Ayam per satuan:
|
No
|
Keterangan
|
Harga Jual
|
Total
|
Keuntungan
|
|
1.
|
Ayam 100 ekor – Koefisien eror 20 % = 80 ekor (4 Bulan)
|
50.000
|
4.000.000
|
12.500/ ekor
|
a. Setelah 4 Bulan?
4
Bulan Pertama. target
pemasaran saya:
v
Pasar Kota Soe, teman, keluarga dengan jumlah 200 orang. Saya
beranggapan bahwa minimal 40% dari mereka membutuhkan ayam kampung (80 orang).
v
Bila Harga jual adalah
50.000, maka total penjualan = 80 x 50.000 = 2.000.000. Jadi
Keuntungan per Ekor = 2.000.000 – 1.500.000 / 40 = 500.000/ 40 = 12.500
b. Setelah 8 Bulan
v
Di bulan ke 4, modal
saya bertambah 2.000.000 + 1.000.000 = 3.000.000 Artinya jumlah ayam yang saya jual akan semakin bertambah karena
Biaya tetap seperti pembuatan mesin tetas dan kandang tidak diperlukan lagi.
Untuk lebih terperinci dapat di lihat pada tabel penggunaan modal setelah 8
bulan.
Tabel Penggunaan Modal setelah 8
Bulan
|
No
|
Keterangan
|
Masuk
|
Keluar
|
Saldo
|
|
1
|
Modal
|
3.000.000
|
|
3.000.000
|
|
|
Pembelian telur ayam
kampung 200 butir (@ 3000)
|
|
600.000
|
2.400.000
|
|
2.
|
Listrik (@ 10.000)
|
|
40.000
|
2.360.000
|
|
3.
|
Pakan
|
|
|
|
|
|
a.
8 karung Jagung giling
50 kg (@ 4.000)
|
|
1.600.000
|
760.000
|
|
|
b.
Tepung ikan 50 kg
(@7000)
|
|
350.000
|
410.000
|
|
4.
|
Obat –obatan
|
|
100.000
|
310.000
|
|
5.
|
Pebaikan biaya
kerusakan dll
|
|
310.000
|
0
|
v
Area pemasaran diperluas
dengan meningkatkan intensitas penawaran.
v
Hingga akhir bulan ke 8, dengan koefisien eror = 20%
maka dari total penjualan 160 ekor ayam dengan harga
Rp 50.000.- / ekor
= 160 x 50.000 = 8.000.000
keuntungan = total penjualan –modal = 8.000.000-2.000.000
= 6.000.000
Jadi keuntungan per ekor =
Rp. 37.500
v
Akhir bulan ke 8, Modal
yang saya miliki = 8.000.000. Pinjaman yang dikembalikan
Rp. 1.000.000. Maka sisa modal = Rp. 7.000.000
c. Penggunaan Keuntungan
Modal awal =
Rp. 2.000.000
Modal setelah 8 Bulan = Rp. 7.000.000
Maka keuntungan yang diperoleh = Rp. 5.000.000
Dengan keuntungan tersebut, maka saya akan menggunakan untuk:
60% untuk
modal
15% untuk menabur dalam pelayanan
25% untuk kebutuhan pribadi
d. Beberapa resiko yang saya hadapi saat mengerjakan unit usaha ini dan
persiapan yang saya lakukan untuk menanggulangi usaha tersebut:
|
Resiko
|
Persiapan untuk menganggulangi
|
|
Persaingan harga Ayam kampung di Kupang dan sekitarnya
|
Melakukan survei harga di berbagai pasar Kota Soe
|
|
Telur ayam tidak menetas
|
Memastikan kualias ayam baik eksterior maupun interior dengan membelinya
pada produsen telur ayam kampung yang terpercaya, memastikan kestabilan suhu
mesin tetas.
|
|
Ayam mati/ terkena penyakit
|
Memaksimalkan manajemen pemeliharaan ayam, baik itu pemberian pakan, obat
– obatan dan perkandangan.
|
|
Ayam tidak laku
|
Mempersiapakan strategi pemasaran dengan sebaik- baiknya.
|
e. Catatan penting lainnya tentang usaha ini:
v
Saya akan memiliki
keterbukaan untuk belajar dari orang lain.
v
Pencatatan keuangan
(modal, keuntungan dan pemakaian merupakan hal yang penting.
v
Saya akan
bertanggungjawab dengan pinjaman modal yang diberikan.
v
Beta wisuda bulan juli 2015

.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar