Minggu, 01 Mei 2011

CERITA ANAK KOST OESAPA KUPANG

NESTA : Pertengahan april, aku kehabisan beras, ketika perut udah mulai keroncongan,air mata menetes berlahan membasahi pipi pikiranku melayang menuju nagekeo, kampung halaman tercinta, ingat senyuman papa2, tangis dan tawa adik2ku, ingin rasanya aku pulang namun, perjuangan belum berakhir, aku adalah mahasiswa semester IV Fakultas peternakan undana, aku masih di pertengahan jalan. Tempat yang paling berbahaya adalah di tengah jalan, karena itu aku harus tetap berjuang. Ketika lingkungan memberi 1001 alasan untuk menyerah, aku akan tetap menemukan 1 alasan untuk tidak menyerah. aku masih mempunyai sahabat2 yang dapat menolongku. Salam perjuangan. Fapet uber alles.

BENJA : Pagi ini, dengan langkah semangat 45 aku menuju kampus, ditangan kananku terdapat hpku yang udah kuno kata beberapa orang, tapi jangan salah, hp ini menyimpan sejuta kenangan manis bersama orang - orang yang aku sayangi, tiba - tiba mataku tertuju kepada 2 gadis dengan lari - lari kecil menuju kios untuk membeli minyak tanah, ya, oesapa krisis minyak tanah. pikiranku berkata bahwa salah satu kedua gadis tersebut adalah gadis impian yang beberapa hari ini sering sms-an denganku,, kok dianya ga terlalu cantik ya, kan kami belum ketemuan. jari - jariku lincah mengetik sms pada ary di kost.. gini smsx " bro, cewe yang sering sms-an itu ga cantik  " namun ..... astaga... aku salah kirim smsnya dikirim pada cewe yang aku bicarajkan itu, ya ampun.... udah terkirim! sial!!!hehehe. Fapet uber alles!

VIN - Q  : Namaku Vin - Q, asalku dari sumba timur, telah 2 tahun aku tinggal d kupang, suka - duka aku alami saat menuntut ilmu di Fakultas peternakan UNDANA, awalnya semuanya berjalan dengan lancar, banyak pengetahuan dan ketrampilan yang didapatkan, namun menjelang masuk semester 2, semuanya berubah, malas belajar, tak fokus kuliah, pokoknya semua serba hancur. Awal kehancuran dipicu ketika aku mengenal dan berpacaran dengan seorang cewek bernama Vivin. Setelah menjalani pacaran yang serius akhirnya kami memutuskan untuk memperoleh anak. Setelah semuanya terjadi, aku semakin termotivasi untuk kembali belajar. Aku menyadari betapa pentingnya kuliah untuk masa depan. Fapet uber alles!

 

Tidak ada komentar: